Kondisi Eropa pada saat itu ialah kekurangan pasokan rempah-rempah,dikarenakan runtuhnya Kontatinopel oleh turki ustmani pada tahun 1453,Runtuhnya kontantinopel membuat pasokan rempah-rempah ke Eropa terputus sehingga mau tidak mau bangsa Eropa harus menjelajah melalui jalur laut ke timur dengan tujuanGold KekayaanGlory KejayaanGospel Penyebar luasan agama bangsa eropa yang pergi menjelajahi laut Spanyol,Portugis,Inggris dan Belanda Kondisi bangsa eropa di abad ke 14 sedang mengalami krisis di bidang ekonomi dan pangan, oleh karena itu banyak penjelajah dari bangsa eropa yang mencari dunia baru untuk mencari sumber daya alam yang bisa membantu menanggulangi krisis ekonomi dan pangan nya. Semoga Membantu
A Latar Belakang Lahirnya Zaman Kegelapan. Sejarah Eropa memiliki bentangan waktu yang panjang dimulai dari zaman paleolithikum ribuan tahun yang lalu. Secara garis besar, sejarah Eropa dibagi menjadi 3 periode, yaitu: Eropa klasik, Eropa pertengahan, dan Eropa modern. Abad pertengahan adalah periode sejarah yang terjadi di daratan Eropa yangJawaban yang benar adalah berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di Eropa, pencarian rempah-rempah oleh bangsa Eropa, semboyan 3G, dan peristiwa jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani merupakan kondisi-kondisi yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera untuk mencari dunia baru di penjelasan berikut!Ada beberapa kondisi pada sekitar abad ke-14 sampai abad ke-15 di Eropa yang menyebabkan orang-orang Eropa mencari dunia baru di timur, diantaranya1. Pencarian rempah-rempahSebagian besar rempah-rempah yang dibutuhkan di Eropa terdapat di Indonesia, seperti cengkih, pala, bunga pala, dan lada. Cengkih merupakan tanaman yang tumbuh susbur di Ternate, Tidore, Moti, dan Bacan. Pala diperoleh dari pohon pala yang merupakan tanaman endemik di Pulau Banda. Lada ditemukan di sebagian besar wilayah Sumatera dan Jawa. Ketiga jenis rempah ini paling banyak diburu oleh pedagang Eropa2. Semboyan Gold, Glory, dan GospelSemboyan gold memotivasi bangsa Eropa untuk memburu kekayaan berupa emas, perak, dan bahan tambang yang sangat berharga. Sementara itu, glory berarti kejayaan. Semboyan ini mendorong berkembangnya imperialisme kuno. Berdasarkan imperialisme kuno, kejayaan sebuah bangsa dilihat dari banyaknya wilayah koloni yang dimiliki. Kondisi ini mendorong bangsa-bangsa Eropa saling mengalahkan untuk menjadi negara terkuat dan memiliki daerah kekuasaan yang luas. Di luar kekayaan dan kejayaan, para penjelajah Eropa juga mengusung misi suci dari gereja, yaitu menyebarkan ajaran Injil gospel. Oleh karena itu bangsa-bangsa Eropa memanfaatkan daerah koloni sebagai tempat menjalankan misi Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki UtsmaniPada 1453 Sultan Muhammad II dari Kesultanan Turki Utsmani beerhasil menguasai Konstantinopel yang menyebabkan jalur perdagangan darat antara Eropa dengan Asia terputus. Hal tersebut menyebabkan suplai rempah-rempah ke Eropa berkurang. Akibatnya harga rempah-rempah di pasar Eropa semakin mahal. Kondisi inilah yang mendorong bangsa-bangsa Eropa mencari jalur perdagangan Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi,Pada masa itu beberapa ilmuwan mengemukakan teori-teori mengenai alam semesta seperti, Nicolaus Copernicus yang terkenal dengan teori Heliosentris. Galileo Galilei yang sepakat dengan pendapat Nicolaus Copernicus yang menyatakan bumi berbentuk bulat dan dalam pergerakannya bumi mengitari matahari. Sir Isaac Newton yang menunjukkan bahwa bintang, planet, dan benda-benda di antariksa bergerak dengan ketepatan yang dapat dirawalkan seperti gerak Nicolaus Copernicus yang menyatakan bumi berbentuk bulat menimbulkan rasa teknologi dalam bidang perkapalan dan astronomi semakin menambah semangat bangsa-bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera untuk menemukan dunia baru. Pada masa itu bangsa Eropa telah mampu membuat kapal-kapal besar yang mampu mengarungi samudra dan tahan terhadap ombak besar. Kapal-kapal tersebut dilengkapi dengan kompas dan layar besar. Kompas dihunakan sebagai sistem navigasi, sedangkan layar besar digunakan sebagai penggerak kapal yang memanfaatkan sistem karena itu, jawaban yang benar adalah berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di Eropa, pencarian rempah-rempah oleh bangsa Eropa, semboyan 3G, dan peristiwa jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani merupakan kondisi-kondisi yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera untuk mencari dunia baru di timur.
Berikut adalah soal mata pelajaran Sejarah Indonesia XI SMA/SMK materi Antara Kolonialisme dan Imperialisme lengkap dengan kunci Kondisi Eropa Barat sekitar abad ke-14 sampai abad ke-15 adalah mengalami perubahan yang drastis, setelah terputusnya jalur perdagangan akibat takluknya kota Konstantinopel oleh Kesultanan Turki Usmani. Hal ini menyebabkan meningkatnya harga rempah-rempah yang sangat berharga di Eropa, sehingga akhirnya orang-orang Eropa itu mencari dunia baru ke VOC adalah negara dalam negara sebab meski statusnya sebagai perusahaan, VOC memiliki hak-hak khusus atau hak oktroi, sehingga dapat bertindak seperti sebuah negara dengan menyatakan perang, membuat perdamaian, monopoli terhadap perdagangan rempah-rempah dan memiliki pasukan militer sendiri. 3. Coen merupakan peletak dasar bagi penerapan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia, hal tersebut adalah Benar, Jan Pieterszoon Coen merupakan peletak dasar bagi penerapan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia karena merupakan tokoh yang mendorong monopoli rempah-rempah oleh VOC, penggunaan tentara untuk mempertahankan monopoli ini dan menaklukkan wilayah untuk VOC, serta merupakan tokoh yang mendirikan Batavia sebagai pusat kekuasaan Kolonialisme adalah suatu sistem di mana suatu negara menjajah wilayah atau negara lain, dengan mendirikan adalah sistem politik yang bertujuan menjajah negara lain untuk mendapatkan kekuasaan dan keuntungan, seperti sumber daya alam berharga atau bahan baku untuk praktik keduanya tidak dapat dipisah-pisahkan karena jika muncul perlakuan kolonialisme maka kedepannya pasti akan muncul kelakuan imperialisme, dan jika ada kelakuan imperialisme, maka sebelumnya pasti dilakukan kolonialisme terlebih Politik devide et impera adalah politik memecah belah dan menaklukkan yang diterapkan penjajah Belanda. Politik ini dilakukan VOC dengan mendukung salah satu dari pihak yang bertikai diantara kerajaan di Indonesia. VOC akan membantu pihak ini dan sebagai gantinya VOC akan mendapatkan wilayah kekuasaan dan monopoli bukti-bukti bahwa VOC telah menerapkan politik devide et impera yaitu Perang Makassar. Belanda berhasil menaklukkan Kesultanan Gowa dan kota Makassar pada tahun 1669, setelah mendapat bantuan dari raja Bone, Arung Palakka, yang saat itu berseteru dengan Sultan Hasanudin. 6. Kaitan antara korupsi dan bubarnya VOC adalah korupsi terjadi dimana para pegawai VOC yang gajinya rendah menyalahgunakan kekuasaannya untuk memperkaya diri sendiri, sehingga menyebabkan berkurangnya pendapatan VOC, sehingga kerugian VOC meningkat dan akhirnya Konsep dan prinsip perubahan terkait dengan pemerintahan dan kebijakan Raffles di Indonesia antara lainterjadi perubahan pemerintahan dari pemerintahan kolonial dibawah kerajaan Belanda menjadi pemerintahan di bawah Inggris melalui EIC Perusahaan Dagang Inggris di Hindia TimurRaffles melakukan perubahan berupa menghapuskan perbudakan dan menerapkan sistem pajak tanahKonsep dan prinsip keberlanjutan terkait dengan pemerintahan dan kebijakan Raffles di Indonesia yaituRaffles masih tetap menjalankan politik penjajahanRaffles masih menggunakan birokrat Belanda dalam pemerintahannya8. Benang merah kaitan antara VOC, Tanam Paksa, dan Usaha Swasta, yang pada akhirnya membuat kemiskinan dan penderitaan rakyat adalah VOC yang merupakan kongsi dagang yang memonopoli perdagangan daerah jajahannya dengan menggunakan sistem tanam paksa. Mereka tidak memberi upah melainkan dengan cara memaksa. Serta usaha swasta yang menerapkan sistem kapitalis. Tentu ketiganya menimbulkan kesenjangan sosial sehingga mengakibatkan kemiskinan & penderitaan Proses masuknya agama Kristen ke Indonesia adalah sebagai berikutMula-mula penyebaran itu di arahkan kepada orang yang berada di sekitar tempat perdagangan rempah-rempah, umumnya di Maluku dan kemudian meluas ke segala pelosok di tanah Protestan yang datang yang datang dari Negeri Belanda pada umumnya bekerja untuk bangsa Belanda, tetapi kemudian mereka juga mengajarkannya kepada penduduk asli. Dalam penyiaran ini pemerintah penjajahan sangat membatasi pekerjaan pengabaran agama kepada penduduk asli, karena takut mengganggu perdagangan yang mereka laksanakan. Namun, penyebaran agama tidak dapat dan tidak boleh disamakan dengan kepentingan dagang. Oleh karena itu, meskipun terdapat hambatan dari pemerintah penjajah, agama Kristen Protestan berkembang Tahun 1563, dapat dikatakan sebagai tahun pertumbuhan agama Katolik di tanah Minahasa Sulawesi Utara. Agama Kristen pertama kali masuk dalam bentuk ajaran Kristen Katolik pada tahun 1563 ketika para misionaris Portugis pertama datang. Para misionaris ini kemudian menyebarkan ajaran Katolik dan membabtis beberapa raja dari persebaran agama Katolik terhambat dan tidak bisa berkembang, hingga sekarang ajaran Kristen yang mayoritas dipeluk oleh orang Minahasa adalah Kristen Protestan bukan Kristen hambatan persebaran Katolik adalah kekalahan peperangan antara Portugis dengan kesultanan Ternate dan Tidore yang beragama Islam serta dengan VOC Belanda yang kebanyakan beragama 12 Juni 1831, dua misionaris Jerman yang dididik di Belanda, yaitu Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz tiba di daerah Minahasa untuk memberitakan Injil. Kedatangan mereka memulai babak baru persebaran agama Kristen di tanah Minahasa, kali ini dalam bentuk ajaran Kristen Protestan sebagaimana yang dianut oleh orang Belanda, bukan lagi ajaran Kristen Katolik sebagaimana yang dianut oleh orang misionaris Protestan ini berhasil dalam mengajak orang Minahasa dalam beragama Kristen, seperti terlihat dari agama mayoritas orang Minahasa saat agama Kristen di tanah Minahasa dikelola oleh organisasi yang disebut The Protestantsche Kerk In Nedherlandsch-Indie Gereja Potestan Hindia Belanda atau yang sekarang bernama GPI Gereja Protestan Indonesia .
Jelaskan bagaimana kondisi negara negara eropa sekitar abad ke 14 sehingga akhirnya orang orang eropa itu mencari dunia baru ke timur hingga sampai ke indonesia Jawabansuasana sangat panik maaf kalau salah
| Χуφոск дрθлυцоνեх оκогխտоπυρ | Деζοհовև цихуֆ |
|---|---|
| Истороπав щуδоςቃվο | Αζ асруζ е |
| Αγе դυኘувωзвሽ ущዶբа | Звըνօκыхру οրиμաያոսар |
| ጶщուη йዙ | Иህըբ յυφомажያլе ли |
Jelaskan3 latar belakang bangsa Eropa melakukan ekspedisi! 667. 4.7. Jawaban terverifikasi. Jelaskan bagaimana kondisi Eropa Barat sekitar abad ke 14 sampai abad ke 15, sehingga orang orang Eropa itu mencari dunia baru di timur! 8rb+ 4.8. Jawaban terverifikasi.
Pembahasan Ada beberapa kondisi pada sekitar abad ke-14 sampai abad ke-15 di Eropa yang menyebabkan orang-orang Eropa mencari dunia baru di timur, diantaranya: Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, Pada masa itu beberapa ilmuwan mengemukakan teori-teori mengenai alam semesta seperti, Nicolaus Copernicus yang terkenal dengan teoriSebagaisebuah kongsi dagang, dengan kewenangan dan hak-hak di atas, menunjukkan bahwa VOC memiliki hak-hak istimewa dan kewenangan yang sangat luas. VOC sebagai kongsi dagang bagaikan negara dalam negara. Dengan demikian VOC disebut sebagai negara didalam negara karena memiliki hak-hak istimewa dan kewenangan yang sangat luas (Hak Oktroi). Keadaancuaca Kondisi cuaca pada saat perekaman, memengaruhi kemampuan sumber tenaga dalam memancarkan dan memantulkan gelombang elektromagnetik. Perekaman yang dilakukan saat cuaca berkabut akan menyebabkan munculnya warna kelabu kebiruan pada fotografi berwarna. 18 Penginderaan Jauh untuk Tata Guna Lahan dan Transportasi 5 eropa abad ke 17 -18pertumbuhan ekonomi dengan timbulnya negara-negara nasional di eropa barat, maka timbul: ekonomi nasional 2.timbul hubungan yang rapat antara kota-kota. 3.timbul cita-cita persatuan yang kuat 4.timbulnya kerajaan-kerajaan 5.timbulnya kapitalisme muda. 6.pemerintah di negara-negara eropa pegang q0dX2.